Cara Menghindari Kerugian di Saham ! Belajar Investasi : Mengenali Jenis-jenis Saham.
Banyak orang rugi bahkan rungkad di Saham karena tidak tahu Jenis Saham yang Dia beli. Untuk menghindari kerugian di Saham, Anda harus mengenali Tipe-tipe Saham :
1. Saham Bluechip
yaitu Saham perusahaan besar, Stabil, fundamental Kuat, Liquid (mudah diuangkan), cocok buat investasi jangka menengah dan panjang. Saham ini tidak lompat-lompat seperti Roller Coaster, dan tahan banting.
Saham Blue Chip ini adalah cocok untuk Investor yang Sabar, ingin uangnya bekerja dan bertumbuh secara mantap.
2. Saham Growth (Saham Tumbuh)
adalah Saham perusahaan yang sedang berkembang, belum terlalu mapan, kadang masih Under-Value. Potensi Cuan Besar, tetapi fluktuasinya Tinggi, bisa membuat Anda sering Jantungan, tetapi kadang gembira juga ketika sedang naik. Sering menyesal pas Anda Lepaskan, Dia malah terbang, dan lebih menyesal lagi ketika saham turun.
Mentalmu harus tahan jika memilih Tipe Saham ini. Saham Growth ini tidak baik untuk Kesehatan mental bagi mereka yang sudah berusia diatas 50 tahun.
3. Saham Spekulatif atau saya sebut Abal-Abal, atau Saham Gorengan
Perusahaan (Emiten) Kelas Teri, Modal pas-pasan tetapi bisa masuk Bursa. Jangan bertanya kenapa bisa masuk Bursa? Biarkan Malaikat yang menjawab. Harga Murah, bisa naik tiba-tiba melambung.
Ini disukai Investor Penjvdi atau Spekulasi, dan Investor Unyu yang mencari Saham Murah, modal Cupet tapi ingin cepat Kaya.
Volume tiba-tiba Naik, pergerakan tidak jelas, kadang manggung, lalu tidur lama,.membuat para Investor teriak nyangkut. Saham jenis ini membuat banyak Investor Awam Bangkrut. Saya tidak rekomendasi membeli Saham Jenis Abal-abal ini.
Setelah Anda tahu Jenis-jenis Saham yang saya paparkan ini, pilihlah sesuai kepribadianmu dan yang terpenting Tujuanmu berinvestasi agar tidak terperosok di Market.

0 Komentar untuk "Cara Menghindari Kerugian di Saham ! Belajar Investasi : Mengenali Jenis-jenis Saham"
Silakan tinggalkan komentar atau pesan!
- Dilarang meninggalkan link pada kolom komentar (kecuali diperlukan).
- Dimohon untuk tidak melakukan spam
- Berkomentarlah secara etis
- Mohon maaf apabila kami tidak sempat membalas komentar Anda
- Terimakasih atas komentar Anda yang relevan