ilmu menjadi kuat ! (part 2)
2. kekuatan dibangun dari sinkronisasi niat yg baik, perkataan yg baik, sikap yg baik dan tindakan dengan cara yg baik. maksud "yg baik" disini artinya tidak menyakiti ataupun tidak merugikan orang lain. ingat! tidak menyakiti/ merugikan orang lain.
contoh: memberi bantuan dengan niat sedekah, tujuannya ibadah, memberinya dengan omongan yg sopan, tidak teriak-teriak, tidak ngomong yg tidak perlu yg justru menampakan kesombongan atau merasa lebih baik dari yg diberi (sok suci), sikapnya menunjukan ketulusan, menghormati, mukanya soft, tidak cemberut, matanya tidak melotot, tidak merasa si paling berjasa.
kenapa orang bisa lemah, hancur, bahkan dalam jangka panjang bisa tak berdaya? fisik yg penyakitan, atau tak ada orang yg percaya sedikitpun dengan omongannya. ya karena hancur oleh kata-katanya sendiri yg tidak bisa dipegang, tidak sinkron antara omongan dengan tindakan, janji yg mudah meleset, omongan yg kasar tak bermakna, meyakiti serta merugikan pula.
kenapa orang respect kepada kita, karena kita bisa menjaga semuanya baik omongan, sikap, tindakan. sinkronisasi antara kata yg terucap dengan sikap dan tindakan adalah salah satu yg secara tidak langsung menjadikan kita sangat kuat pengaruhnya kepada orang-orang disekeliling kita, tanpa harus bicara teriak-teriak, kroangan blukuthuk2. dan lagi-lagi waktu yg akan membuktikan.
orang tidak akan mendekat jika anda omonganya nylekit (menyakiti). ngomong keras, tegas, nylekit itu jauh berbeda. tegas tidak harus keras, keras belum tentu tegas, dan nylekit atau menyakiti bisa dalam nada keras, tegas bahkan lembut sekalipun.
hanya orang lemah yg kalo bicara itu keras, ngotot, karena haus validasi dan sekedar cari perhatian orang lain (tidak pada waktu dan tempatnya). nah, orang-orang nylekit apapun niat dan alasannya, cepat atau lambat sudah pasti akan ditinggalkan orang lain. orang jadi menghindar, males, wegah. kalopun saat itu mendekat ya karena terpaksa saja.
pada poin ke-2 ini, ilmu menjadi kuat adalah tentang menjaga lidah, hati, kredibiitas, integritas, dan komitmen yg dibuktikan dengan kepercayaan serta konsistensi. titenono!
itu dulu, nanti disambung lagi..

0 Komentar untuk "ilmu menjadi kuat ! (part 2)"
Silakan tinggalkan komentar atau pesan!
- Dilarang meninggalkan link pada kolom komentar (kecuali diperlukan).
- Dimohon untuk tidak melakukan spam
- Berkomentarlah secara etis
- Mohon maaf apabila kami tidak sempat membalas komentar Anda
- Terimakasih atas komentar Anda yang relevan